# SATU KALI DZIKIR SIRR SEBANDING DENGAN 35 JUTA DZIKIR lisan
Jika Asma Allah diucapkan sekali saja dengan lisan, itu disebut dzikir (mengingat) lisan, namun jika Nama Allah diingat dengan hati, maka itu akan sebanding dengan dengan tiga puluh lima juta ucapan-ucapan (dzikir) lisan. Itulah dzikir hati atau dzikir khafyr.
Ada 35 juta pembuluh darah dalam tubuh, dan semua terhubung ke jantung. Jika Nama Allah diucapkan bahkan sekali saja (dengan hati) maka semua yang mengalir mengucapkan juga.
Rasulullah saww bersabda, “Wahai Abu Dzarr! Berzikirlah kepada Allah dengan zikir khamilan!”, Abu Dzarr bertanya : “Apa itu khamilan?”
Sabda Rasul : “Khafi (dalam hati)” (Mizan al-Hikmah 3 : 435)
TAHAP pertama zikir adalah zikir lisan. Kemudian zikir kalbu yang cenderung diupayakan dan dipaksakan. Selanjutnya, zikir kalbu yang berlangsung secara lugas, tanpa perlu dipaksakan. Serta yang terakhir adalah ketika Allah sudah berkuasa di dalam kalbu disertai sirnanya zikir itu sendiri. Inilah rahasia dari sabda Nabi saw : ” Siapa ingin bersenang – senang di taman surga, perbanyaklah mengingat Allah”
TANDA bahwa sebuah zikir sampai pada sir (nurani yang terdalam yang menjadi tempat cahaya penyaksian) adalah ketika pelaku zikir dan objek zikirnya lenyap tersembunyi. Zikir Sir terwujud ketika seseorang telah terliputi dan tenggelam di dalamnya. Tandanya, apabila engkau meninggalkan zikir tersebut, ia takkan meninggalkanmu.
Zikir tersebut terbang masuk ke dalam dirimu untuk menyadarkanmu dari kondisi tidak sadar kepada kondisi hudhur (hadirnya kalbu). Salah satu tandanya, zikir itu akan menarik kepalamu dan seluruh organ tubuhmu sehingga seolah–olah tertarik oleh rantai. Indikasinya, zikir tersebut tak pernah padam dan cahayanya tak pernah redup.
Namun, engkau menyaksikan cahayanya selalu naik turun, sementara api yang ada di sekitarmu senantiasa bersih menyala. Zikir yang masuk ke dalam sir terwujud dalam bentuk diamnya si pelaku zikir seolah–olah lisannya tertusuk jarum. Atau, semua wajahnya adalah lisan yang sedang berzikir dengan cahaya yang mengalir darinya.
KETAHUILAH, setiap zikir yang disadari oleh kalbumu didengar oleh para malaikat penjaga. Sebab, perasaan mereka beserta perasaanmu. Di dalamnya ada sir sampai saat zikirmu sudah gaib dari perasaanmu karena engkau sudah sirna bersama Tuhan, zikirmu juga gaib dari perasaan mereka.
Kesimpulannya, berzikir dengan ungkapan kata–kata tanpa rasa hudhur (kehadiran hati) disebut zikir lisan, berzikir dengan merasakan kehadiran kalbu bersama Allah disebut zikir kalbu, sementara berzikir tanpa menyadari kehadiran segala sesuatu selain Allah disebut Zikir Sir.
Allah SWT berfirman: “Dan berzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu (nafsika) dengan merendahkan dirimu dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai” (QS 7 : 205)REZEKI lahiriah terwujud dengan gerakan badan, rezeki batiniah terwujud dengan gerakan kalbu, rezeki sir terwujud dengan diam, sementara rezeki akal terwujud dengan fana dari diam sehingga seorang hamba tinggal dengan tenang untuk Allah dan bersama Allah.
Nutrisi dan makanan bukanlah konsumsi rohani, melainkan komsumsi badan. Adapun yang menjadi konsumsi rohani dan kalbu adalah mengingat Allah Zat Yang Maha Mengetahui segala yang gaib.
Allah SWT berfirman, “Orang–orang beriman dan kalbu mereka tenteram dengan mengingat (zikir kepada) Allah.”
Semua makhluk yang mendengarmu sebenarnya juga ikut berzikir bersamamu. Sebab, engkau berzikir dengan lisanmu, lalu dengan kalbumu, kemudian dengan nafs–mu , kemudian dengan rohmu, selanjutnya dengan akalmu, dan setelah itu dengan sirmu.
Bila engkau berzikir dengan lisan, pada saat yang sama semua benda mati akan berzikir bersamamu. Bila engkau berzikir dengan kalbu, pada saat yang sama alam beserta isinya ikut berzikir bersama kalbumu. Bila engkau berzikir dengan nafs–mu, pada saat yang sama seluruh langit beserta isinya juga turut berzikir bersamamu.
Bila engkau berzikir dengan rohmu, pada saat yang sama singgasana Allah (‘Arsy) beserta seluruh isinya ikut berzikir bersamamu. Bila engkau berzikir dengan akalmu, para malaikat pembawa Arsy dan roh orang–orang yang memiliki kedekatan dengan Allah juga ikut berzikir bersamamu. Bila engkau berzikir dengan sirmu, Arsy beserta seluruh isinya turut berzikir hingga zikir tersebut bersambung dengan zat–Nya.
Imam al-Baqir dan Imam ash-Shadiq as berkata : “Para malaikat tidak mencatat amal shalih seseorangkecuali apa-apa yang didengarnya, maka ketika Allah berfirman : “Berzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu (nafsika)”, tidak ada seorangpun yang tahu seberapa besar pahala zikir di dalam hati dari seorang hamba-Nya kecuali Allah Ta’ala sendiri” 58]
DI DALAM riwayat lainnya disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda : “Zikir diam (khafiy) 70 kali lebih utama daripada zikir yang terdengar oleh para malaikat pencatat amal. “ (Al-Hadits)
Bila sang hamba mampu melanggengkan Zikir Khafi serta meyakini bahwa semua Alam Lahir dan Alam Batin merupakan pengejewantahan dari nama-nama-Nya maka ia akan merasakan kehadiran-Nya di semua tempat dan merasakan pengawasan-Nya dan jutaan nikmat-nikmat-Nya.
Perasaan akan kehadiran-Nya ini akan mencegah sang hamba dari berbuat dosa dan maksiat. Jika di hadapan anak yang sudah akil baligh saja manusia malu untuk berbuat dosa dan membuka auratnya, maka bagaimana ia tidak malu untuk membuka auratnya dihadapan Sang Khaliq?
Mengapa kita tidak merasa sungkan dan malu berbuat hal-hal yang tidak layak di hadapan Sang Khaliq? Itu karena keyakinan kita atas kehadiran-Nya di setiap eksistensi tidak sebagaimana keyakinan kita ketika kita melihat kehadiran sang anak yang akil baligh tersebut.
Apabila kita ingin mencapai keyakinan seperti ini kita mesti mempersiapkan latihan-latihan untuk melaksanakan Zikir Khafi sampai pada suatu tahapan di mana hati kita berzikir secara otomatis seperti gerak detak jantung dan tarikan-tarikan nafas kita (yang tidak kita kendalikan)
Imam Ali Zainal ‘Abidin as di dalam do’anya :
“Ilahi, Ilhamkanlah kepada kami Zikir kepada-Mu
di kesendirian maupun di keramaian,
di malam hari maupun di siang hari,
secara terang-terangan, maupun secara rahasia (sembunyi),
di saat gembira maupun di saat kesusahan,
jadikanlah hati kami menjadi senang dengan berzikir al-khafi “
(Bihar al-Anwar 94 : 151)
#TQN
#MTQN
#Sirnarasa
#Suryalaya
#Indramayu
#Dzikir #Talqin #Bimbingan
Selasa, 25 Februari 2020
Al Muslikh Sukajadi
Manaqib Syekh Abdul Qodir Jaelani QS
di Kediaman Bpk Ust.Mushlik
Jl.Basuki Rahmat Blok Sukajadi
Desa : Sukajadi Kec: Haurgeulis
Malam Sabtu 21 Februari 2020
"Guru Agung Abah Anom itu kalau Sholat karpetnya tebal, sajadahnya tebal. Kenapa memilih yang tebal? Semata agar bekas sujud-nya [min atsari sujud] bukan jidat yang meng-hitam tapi tercermin dalam Akhlaq/Kesholehan diri. (Sujud) sholatnya membekas dalam perubahan sikap/kebiasaan, misalnya, dari kikir jadi dermawan, dari garang jadi penyayang, dari males jadi rajin."
--Hadrotu Syeikh Ahlu Sholat Abah Aos Ra Qs--
Salam, al Khoolish
#BekasSujudBekasDzikir
#TandaAhliSujudMuliaAkhlaqnya
#BurukPerangainyaTandaSujudTakBerbekas
#SujudYangBerbekasTandaDiterimaSholat
#PerbaikiSujudPerbanyakSujud
.
.
.
#TQN
#MTQN
#Suryalaya
#Sirnarasa
#Indramayu
#Sukajadi #Haurgeulis
di Kediaman Bpk Ust.Mushlik
Jl.Basuki Rahmat Blok Sukajadi
Desa : Sukajadi Kec: Haurgeulis
Malam Sabtu 21 Februari 2020
"Guru Agung Abah Anom itu kalau Sholat karpetnya tebal, sajadahnya tebal. Kenapa memilih yang tebal? Semata agar bekas sujud-nya [min atsari sujud] bukan jidat yang meng-hitam tapi tercermin dalam Akhlaq/Kesholehan diri. (Sujud) sholatnya membekas dalam perubahan sikap/kebiasaan, misalnya, dari kikir jadi dermawan, dari garang jadi penyayang, dari males jadi rajin."
--Hadrotu Syeikh Ahlu Sholat Abah Aos Ra Qs--
Salam, al Khoolish
#BekasSujudBekasDzikir
#TandaAhliSujudMuliaAkhlaqnya
#BurukPerangainyaTandaSujudTakBerbekas
#SujudYangBerbekasTandaDiterimaSholat
#PerbaikiSujudPerbanyakSujud
.
.
.
#TQN
#MTQN
#Suryalaya
#Sirnarasa
#Indramayu
#Sukajadi #Haurgeulis
Kapal Motor,Perahu,Pelabuhan,Muara dan Pesisir Laut
Tradisi Masyarakat Nelayan Doa Bersama sebelum Berlayar
Memohon Keselamatan dan Keberkahan ke Pada Gusti Allah SWT
dengan Ritual Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani QS
dan Sedekah juga Makan Bersama....
Memohon Keselamatan dan Keberkahan ke Pada Gusti Allah SWT
dengan Ritual Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani QS
dan Sedekah juga Makan Bersama....
#Nabi #Ilyas #Idris #Isya #Khidir #Sholawat #BaniHasyim #Laut #Samudra #Kidul #Ratu #Pantai #Segara #Selatan #Lanjar #Loro #Roro
Senin, 24 Februari 2020
Masjid PolRes Indramayu
ManaqibSyekh Abdul Qodir Al Jaelani QS
Dzikir dan Do'a Bersama di Malam Tahun Baru 2020
Bareng KaPolRes Indramayu
.
Dzikir dan Do'a Bersama di Malam Tahun Baru 2020
Bareng KaPolRes Indramayu
.
Ar Robbu 2 Musholla Nurul Wafa Pulo Gosong Parean
Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani QS
Di Musholla Nurul Wafa' Pulo Gosong
Parean Ilir - Kandanghaur - Indramayu
PITULASAN / Rutin 17 Hijriyah
Tafsir_Surat Al-Waqiah
Surat ini digolongan sebagai surat-surat pendek, pada Hakikatnya temanya sama dengan surat al-Zalzalah yang penekanannya ditujukan pada suasana hari kiamat dan penyerahan buku amal perbuatan manusia, bahkan dalam tafsir ibnu katsir dikatakan bahwa salah satu makna surat al-Waqi’ah adalah az-Zalzalah. Penjelasan dalam surat Al- Waqi’ah lebih mendetail dan rinci tentang hari kiamat, hari akhir, tentang surga dan neraka. Surat al-Waqi’ah ini tergolong Surat Makkiyah, yang menjelaskan tentang keimanan kepada hari akhir. Keimanan yang sangat penting bagi seorang mukmin dan diantara rukun Iman yang enam adalah Iman kepada Allah dan Hari Akhirat. Dalam surat Al Baqarah ayat 177 disebutkan bahwan Iman kepada Allah itu digandengkan dengan Iman kepada Hari Akhir.
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah dan hari Kemudian”
Bukan saja pengandengan itu disebutkan dalam al-Qur’an saja tetapi di dalam hadits-hadits Rasulullah Saw juga menyatakan demikian, dengan kalimat:
من كان يؤمن بالله واليوم الاخر……..
Karenanya, keyakinan kepada akhirat ini sangat ditekankan. Dengan kata lain peningkatan ibadah itu tergantung pada keimanan kita terhadap hari akhirat. Allah Swt menyebutkan di dalam surat al-Munafiqun bahwa ketika manusia sedang dalam keadaan sakaaratul maut, seorang itu semakin ingin melakukan kebaikan dan beramal sholeh. Sebagaimana Allah firmankan:
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku Termasuk orang-orang yang saleh?. Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.”
Dengan demikian, kita sering menjumpai bila ada peristiwa kematian, kecendrungan manusia yang masih hidup untuk beramal sholeh menjadi meningkat. Ia sadar bahwa jenazah itu perlu dibekali dengan amal shaleh. Kita saksikan ada yang dingajikan sampai berbulan-bulan, berminggu-minggu, bahkan ada sampai yang bertahun-tahun untuk orang yang meninggal tadi. Karenanya dapat ditarik kesimpulan bahwa peristiwa kematian seseorang diantara kita ini sangat penting untuk memantapkan keyakinan dan keimanan kita terhadap akhirat.
Diceritakan di zaman Rasulullah saw, ada kebiasaan umum di kalangan para sahabat ketika mereka sedang berkumpul di masjid atau dimanapun, mereka mendiskusikan hal yang paling penting dalam kehidupan mereka, yaitu mereka mendiskusikan tentang akhirat. Suatu kali Rasulullah Saw masuk ke dalam masjid dan bersamaan dengan kedatangan Nabi didapati para sahabat sedang berdiskusi. Kemudian Rasulullah Saw bergabung dan bertanya kepada mereka: ”Kalian sedang berdiskusi tentang apa?” Mereka menjawab: ”Kami sedang berdiskusi tentang hari kiamat”.
Seorang shahabat yang bernama al-Harits mengungkapkan, ketika Ia ditanya oleh Rasulullah Saw: ”Apa kabarmu hari ini wahai Haris?” Ia menjawab: Iman saya hari ini mantap sekali ya Rasulullah, seakan-akan saya melihat penghuni syurga itu saling menziarahi, dan penghuni neraka itu sedang menjerit-jerit dan meminta pertolongan”. Dengan riwayat ini kita menyaksikan bahwa para shahabat Rasulullah Saw sangat peduli dan memperhatikan kehidupan ba’da dunia yaitu kehidupan akhirat.
#TQN
#MTQN
#Sirnarasa
#Suryalaya
#Indramayu
#MadrosahArRobbu2TQN38
#Pulo #Pulau #Gosong #Parean #Ilir #Kandanghaur
#Laut #Segara #Samudra #Pelangi #Kidul #Lor #Ombak #Badai #Rintangan #Halangan #Pesugihan #Kesaktian #Derajat #Pangkat #Jodoh #Karir #Indonesia
Di Musholla Nurul Wafa' Pulo Gosong
Parean Ilir - Kandanghaur - Indramayu
PITULASAN / Rutin 17 Hijriyah
Tafsir_Surat Al-Waqiah
Surat ini digolongan sebagai surat-surat pendek, pada Hakikatnya temanya sama dengan surat al-Zalzalah yang penekanannya ditujukan pada suasana hari kiamat dan penyerahan buku amal perbuatan manusia, bahkan dalam tafsir ibnu katsir dikatakan bahwa salah satu makna surat al-Waqi’ah adalah az-Zalzalah. Penjelasan dalam surat Al- Waqi’ah lebih mendetail dan rinci tentang hari kiamat, hari akhir, tentang surga dan neraka. Surat al-Waqi’ah ini tergolong Surat Makkiyah, yang menjelaskan tentang keimanan kepada hari akhir. Keimanan yang sangat penting bagi seorang mukmin dan diantara rukun Iman yang enam adalah Iman kepada Allah dan Hari Akhirat. Dalam surat Al Baqarah ayat 177 disebutkan bahwan Iman kepada Allah itu digandengkan dengan Iman kepada Hari Akhir.
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah dan hari Kemudian”
Bukan saja pengandengan itu disebutkan dalam al-Qur’an saja tetapi di dalam hadits-hadits Rasulullah Saw juga menyatakan demikian, dengan kalimat:
من كان يؤمن بالله واليوم الاخر……..
Karenanya, keyakinan kepada akhirat ini sangat ditekankan. Dengan kata lain peningkatan ibadah itu tergantung pada keimanan kita terhadap hari akhirat. Allah Swt menyebutkan di dalam surat al-Munafiqun bahwa ketika manusia sedang dalam keadaan sakaaratul maut, seorang itu semakin ingin melakukan kebaikan dan beramal sholeh. Sebagaimana Allah firmankan:
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku Termasuk orang-orang yang saleh?. Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.”
Dengan demikian, kita sering menjumpai bila ada peristiwa kematian, kecendrungan manusia yang masih hidup untuk beramal sholeh menjadi meningkat. Ia sadar bahwa jenazah itu perlu dibekali dengan amal shaleh. Kita saksikan ada yang dingajikan sampai berbulan-bulan, berminggu-minggu, bahkan ada sampai yang bertahun-tahun untuk orang yang meninggal tadi. Karenanya dapat ditarik kesimpulan bahwa peristiwa kematian seseorang diantara kita ini sangat penting untuk memantapkan keyakinan dan keimanan kita terhadap akhirat.
Diceritakan di zaman Rasulullah saw, ada kebiasaan umum di kalangan para sahabat ketika mereka sedang berkumpul di masjid atau dimanapun, mereka mendiskusikan hal yang paling penting dalam kehidupan mereka, yaitu mereka mendiskusikan tentang akhirat. Suatu kali Rasulullah Saw masuk ke dalam masjid dan bersamaan dengan kedatangan Nabi didapati para sahabat sedang berdiskusi. Kemudian Rasulullah Saw bergabung dan bertanya kepada mereka: ”Kalian sedang berdiskusi tentang apa?” Mereka menjawab: ”Kami sedang berdiskusi tentang hari kiamat”.
Seorang shahabat yang bernama al-Harits mengungkapkan, ketika Ia ditanya oleh Rasulullah Saw: ”Apa kabarmu hari ini wahai Haris?” Ia menjawab: Iman saya hari ini mantap sekali ya Rasulullah, seakan-akan saya melihat penghuni syurga itu saling menziarahi, dan penghuni neraka itu sedang menjerit-jerit dan meminta pertolongan”. Dengan riwayat ini kita menyaksikan bahwa para shahabat Rasulullah Saw sangat peduli dan memperhatikan kehidupan ba’da dunia yaitu kehidupan akhirat.
#TQN
#MTQN
#Sirnarasa
#Suryalaya
#Indramayu
#MadrosahArRobbu2TQN38
#Pulo #Pulau #Gosong #Parean #Ilir #Kandanghaur
#Laut #Segara #Samudra #Pelangi #Kidul #Lor #Ombak #Badai #Rintangan #Halangan #Pesugihan #Kesaktian #Derajat #Pangkat #Jodoh #Karir #Indonesia
Minggu, 23 Februari 2020
Pendopo Bupati Indramayu
Amaliyah TQN Sirnarasa-Suryalaya
Dzikir Hawajakan......
Rutin setiap Malam Jum'at
di Pendopo Bupati Indramayu
Malam Jumat,25 Oktober 2019
.
.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alam nasyroh laka shodrok wa wadho’naa ‘anka wizrok Alladzii ‘anqodho zhohrok Wa rofa’naa laka dzikrok Fa innama’al ‘usri yusro Inna ma’al ‘usri yusro Fa idzaa faroghta fanshob wa ilaa robbika farghob. (80x)
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Qul huwalloohu ahad Alloohush Shomad Lam yalid wa lam yuulad Wa lam yakul lahuu kufuwan Ahad (500x)
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (Ya Muhammad) Alloh itu Esa. Alloh adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.
اِلٰى حَضْرَةِ الشَّيْخِ أَحْمَدْ بَاقِرْ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlrotisy Syaikh Ahmad Baaqir, Al-Faatihah
Semoga disampaikan kepada Syaikh Ahmad Baqir, Al-Faatihah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اَللّٰهُمَّ يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Qoodhiyal haajaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha memenuhi segala kebutuhan.
اَللّٰهُمَّ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Kaafiyal muhimmaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha mencukupi segala hal penting.
اَللّٰهُمَّ يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Daafi'al baliyyaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha menolak segala cobaan.
اَللّٰهُمَّ يَا رَافِعَ الدَّرَجَاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Roofi'ad darojaat (100x)
Yaa Alloh yang Maha mengangkat derajat.
اَللّٰهُمَّ يَا شَافِيَ الْأَمْرَاضِ (x100)
Alloohumma Yaa Syaafiyal amroodh (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha menyembuhkan segala penyakit.
اَللّٰهُمَّ يَا مُجِيْبَ الدَّعَوَاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Mujiibad da'awaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha mengabulkan segala do’a.
اَللّٰهُمَّ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (x100)
Alloohumma Yaa Arhamar roohimiin (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
اِلٰى حَضْرَةِ الْإِمَامِ خَوَاجِكَان الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlrotil Imaam Khowaajikan, Al-Faatihah
Semoga disampaikan kehadapan Syaikh Khowajikan, Al-faatihah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ (x100)
Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘Aliyyil ‘Azhiim. (100x)
Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Alloh yang Maha Luhur dan Yang Maha Agung.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau menambah rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ الْإِمَامِ الرَّبَّانِيِّ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlrotil Imaamir Robbaani,. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Imam Robbani. Al-Faatihah
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Qul a’uudzu birobbil falaq, Min syarri maa kholaqk Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqobl Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqodm Wa min syarri haasidin idzaa hasad
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakan aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Menguasai subuh, dari kejahatan mahkluk-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dengki.
اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ إِلَيْهِ (x100)
Astaghfirulloohal ‘Azhiim alladzii laa ilaaha illaa huwal Hayyul Qoyyuumu wa atuubu ilaih. (100x)
Aku memohon ampun kepada Alloh yang Maha Agung, Yang tiada Tuhan selain Ia Yang Maha Menghidupkan dan Maha Berdiri serta aku bertaubat kepada-Nya.
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Qul a’uudzu birobbin naasj Malikin naas Ilaahin naas Min syarril waswaasil khonnaasm Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naasn Minal jinnati wan naas
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia. Raja Manusia. Sembahan Manusia. Dari kejahatan (bisikan) syetan yang biasa bersembunyi. Yang membisikan (kejahatan) kedalam dada manusia, dari jin dan manusia.
اِلٰى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا مُظَهِّرْ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlroti Sayyidinaa Muzhohhir. Al-Faatihah
Semoga disampaikan kepada Syaikh Muzhohhir. Al-Faatihah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ (x500)
Hasbunalloohu wa ni’mal wakiil. (500x)
Alloh Zat yang memberi kecukupan kepada kami dan sebaik-baiknya wakil.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ الشَّيْخِ عَبْدِ الْقَادِرِ الْجَيْلَانِي الْفَاتِحَةَ
Ilaa Hadlrotisy Syaikh ‘Abdil Qoodir al Jailaanii, Al-Faatihah
Semoga disampaikan kepada Syaikh Abdul Qodir al Jailani. Al-Faatihah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh,semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
نِعْمَ الْمَوْلٰى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ (x500)
Ni’mal maulaa wa ni’man Nashiir. (500x)
Dialah sebaik-baiknya pengurus dan sebaik-baiknya pemberi pertolongan.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ شَيْخِنَا الْمُكَرَّمِ الشَّيْخِ عَبْدِ اللّٰهِ مُبَارَكِ بِنْ نُوْرِ مُحَمَّدٍ وَ شَيْخِنَا الْمُكَرَّمِ الشَّيْخِ اَحْمَدَ صَاحِبِ الْوَفٰى تَاجِ الْعَارِفِيْنَ وَ شَيْخِنَا الْمُكَرَّمِ الشَّيْخِ مُحَمَّدْ عَبْدُ الْغَوْثِ سَيْفُ اللّٰهِ مَسْلُوْلُ قَدَّسَ اللّٰهُ سِرَّهمُ الْفَاتِحَةَ
Ilaa Hadlrotisy Syaikh Abdulloh Mubaarok bin Nur Muhammad, wa Sayyidisy Syaikh Ahmad Shoohibul Wafaa Taajul Arifin, wa syaikhinal mukarrom Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Qaddasalloohu Sirrohum. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Syaikhina Al Mukarram Syaikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad dan kepada Syaikhinal Mukarrom Syaikh Ahmad Soohibul Wafa Taajul ’Arifin dan Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Qaddasalloohu Sirrohum. Al-Faatihah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
يَاخَفِيَّ اللُّطْفِ أَدْرِكْنِي بِلُطْفِكَ الـْخَفِيِّ (x500)
Yaa Khoofiyal luthfi, 'adriknii biluthfi-Kal khofiyy. (500x)
Yaa Alloh Yang Lemah Lembut, semoga, semoga Tuhan mempertemukan kepadaku pengasih Tuhan yang lemah lembut.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ الْإِمَامِ خَوَاجَهَ النَّقْشَبَنْدِيِّ الْفَاتِحَةَ
Ilaa Hadlrotil Imam an Naqssyabandiy. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Syaikh Khawajah An Naqsyabandi. Al-Faatihah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ (x500)
Laa ilaaha illa Anta Subhaanaka innii kuntu minazh zhoolimiin. (500x)
Tiada lagi Tuhan yang wajib disembah hanya Tuhan yang Maha Suci, sesungguhnya aku ini dalam keadaan sebagian orang yang celaka.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا مَعْصُوْمِ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlroti Sayyidinaa Ma’shuum. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Syaikh Ma’sum. Al-Faatihah
Kemudian TAWAJJUH
۞
Dilanjutkan dengan membaca :
إِلٰهِي أَنْتَ مَقْصُوْدِي وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِي (x3) اَعْطِنِي مَحَبَّتَكَ وَمَعْرِفَتَكَ
Ilaahii Anta maqshuudii wa Ridhoo-Ka mathluubii (3x) A’thinii mahabbata-Ka wa ma'rifata-Ka.
Tuhanku Engkaulah yang menjadi maksudku dan keridhoan-Mu yang menjadi pintaku. (3x) Berikanlah kepadaku kecintaan dan ma’rifat kepada-Mu.
يَا لَطِيْفٌ (x16.641)
Yaa Lathiif (16.641x)
Wahai Zat yang Maha Lembut
Kemudian membaca Do’a Khotaman
يَا لَطِيْفٌ (x3)
ياَ مَنْ وَسِعَ لُطْفُهُ أَهْلَ السَّمٰوَاتِ وَاْلأَرْضِ نَسْأَلُكَ بِخَفِيِّ ِخَفِيِّ لُطْفِكَ الـْخَفِيِّ أَنْ تُخْفِيْنَا فِي خَفِيِّ خَفِيِّ لُطْفِكَ الـْخَفِيِّ إِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ: اَللّٰهُ لَطِيْفٌ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَشَآءُ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزَ .
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْألُكَ يَاقَوِيُّ يَاعَزِيْزُ يَامُعِيْنُ بِقُوَّتِكَ وَعِزَّتِكَ يَامَتِيْنُ أَنْ تَكُوْنَ لَنَا عَوْناً وَمُعِيْنًا فِي جَمِيْعِ الْأَقْوَالِ وَالْأَحْوَالِ وَالْأَفْعَالِ وَجَمِيْعِ مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ فِعْلِ الـْخَيْرَاتِ، وَأَنْ تَدْفَعَ عَنَّا كُلَّ شَرٍّ وَنِقْمَةٍ وَمِحْنَةٍ قَدِاسْتَحْقَيْنَاهَا مِنْ غَفْلَتِنَا وَذُنُوْبِنَا، فَإِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ وَقَدْ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ : وَيَعْفُوا عَنْ كَثِيْرٍ .
اَللّٰهُمَّ بِحَقِّ مَنْ لَطَفْتَ بِهٖ وَوَجَّهْتَهٗ عِنْدَكَ وَجَعَلْتَ اللُّطْفَ الـْخَفِيِّ تاَبِعاً لَهٗ حَيْثُ تَوَجَّهَ، نَسْأَلُكَ أَنْ تُوَجِّهَنَا عِنْدَكَ وَأَنْ تُخْفِيَنَا بِلُطْفِكَ إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ .
وَصَلَّى اللّٰهَ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ .
Yaa lathiif (3x)
Yaa Man wasi’a lathfuhuu ahlas samaawaati wal ardh, nas’aluka bi khofiyyi khofiyyi luthfi-Kal khofiyyi, antukhfiyanaa fii khofiyyi khofiyyi Luthfi-Kal khofiyyi, Innaka qulta wa qowlu-Kal haqqu : "Alloohu lathiifum bi ’ibaadihi yarzuku may yasyaa’u wa Huwal Qowiyyul 'Aziizu".
Alloohumma innaa nas’aluka yaa Qowiyuu yaa 'Aziizu ya Mu’iinu bi quwwati-Ka wa ‘izzati-Ka Yaa Matiinu an takuuna lanaa ’awnaw wa mu’iinan fii jamii’il aqwaali wal ahwaali wal af’aali wa jamii’i maa nahnu fiihi min fi’lil khoyrooti, wa antadfa’a anna kulla syarriw wa niqmatiw wa mihnatin qodistahqoynaahaa min ghoflatina wa dzunuubinaa, fa inna-Ka Antal Ghofuurur Rohiim, wa qod qulta wa qowlukal haqqu: "Wa ya’fuu ‘an katsiir",
Alloohumma bi haqqi man lathofta bihi wa wajjahtahu ‘indaka wa ja’altal luthfal khofiyyi taabi’al lahuu haytsu tawajjaha, nas’aluka an tuwajjihanaa ‘indaka wa antukhfianaa bi luthfika innaka ‘alaa kulli syai’in Qodir. Wa shollalloohu ‘alaa Sayyidinaa Muhammadiw wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallam. Wal hamdulillaahi Robbil’aalamiin.
Dengan nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Zat yang Lembut (3x). Wahai Zat yang Luas Kelembutannya kepada penghuni langit dan bumi kami semua mohon pada-Mu dengan segala rahasia Kelembutan-Mu agar dirahasiakan kami semua didalam rahasia Kelembutan-Mu. Sesungguhnya Engkau telah berfirman dan firman-Mu itu adalah benar, Alloh itu Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya memberi rezki kepada orang yang dikehendakinya. Dia adalah Zat Yang Maha Perkasa Lagi Maha Mulia. Yaa Alloh, sesungguhnya kami semua mohon pada-Mu wahai Zat Yang Maha Perkasa, Maha Mulia, Maha Penolong. Dengan Keperkasaan-Mu dan Kemuliaan-Mu Wahai Zat Yang Maha Kuatsemoga Engkau menolong kami, dalam segala perkataan, perilaku, pekerjaan dan segala sesuatu kebaikan yang kami kerjakan, dan semoga Engkau menolak dari kami, dari setiap kejelekan, kecelakaan, dan malapetaka. Sedangkan karena kelalaian kami dan dosa-dosa kami itu semua pantas bagi kami. Sesungguhnya Engkau Zat Yang Maha Pengampun dan Penyayang. Dan sesungguhnya Engkau telah berkata, sedangkan kata-kata Mu itu adalah benar “dan Engkau akan mengampuni dari semuanya”. Yaa Alloh dengan sesungguhnya orang yang telah Engkau kasihani dan telah Engkau hadapkan disisi-Mu dan telah Engkau jadikan rahasia kelembutan-Mu itu padanya tatkala dia menghadap-Mu, kami semua mohon pada-Mu agar dihadapkan kami disisi-Mu dan dirahasiakan kami dengan kelembutan-Mu, sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu Yang Maha Kuasa. Dan semoga Alloh memberi rahmat dan keselamatan pada Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya, Segala puji bagi Alloh, Tuhan Semesta Alam.
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ ... اَلْفَاتِحَةَ
Wa’tashimuu bihablillah… Al-Faatihah
Dan berpegang teguhlah kepada tali agama Alloh, Al-Faatihah
~Do'a~
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
عَسَى اللّٰهُ أَن يَجْعَلَ بَيْنَكُمْ وبَيْنَ الَّذِيْنَ عَادَيْتُم مِّنْهُم مَّوَدَّةً وَاللّٰهُ قَدِيْرٌ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ، رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ذَنْبِيْ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (x3)
Bismillaahhir rohmaanir rohhiim
'Asalloohu ayyaj'ala bainakum wa bainal ladziina 'adaitum minhhum mawadataw walloohhu qodiiruw walloohhu ghofuurur rohiimu robbi innii zholamtu nafsii faghfirlii dzambii laa ilaahha illa angta subhaanaka innii kungtu minazh zhoolimiina (3x).
Semoga Alloh menumbuhkan kasih sayang di antara kalian dan termasuk pada orang-orang yang memusuhi kalian. Alloh Maha Kuasa dan Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah orang yang menganiaya kepada diriku sendiri.
~Do'a~
اَللّٰهُمَّ صَحًّا صَحًّا صَحًّا وَحًّا بَحًّا حٰمۤ لَا يُنْصَرُوْنَ ، وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَّمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُوْنَ ، كۤهٰيٰعۤصۤ حٰمۤ عۤسۤقۤ لَا يُصَدَّعُوْنَ عَنْهَا وَلَا يُنْزِفُوْنَ ، يَا رَبُّ يَا رَبُّ يَا رَبُّ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْم (x3)
Alloohhumma shohhan-shohhan-shohhan wa han bahan haa-mim laa yungshoruuna wa ja'alnaa mim baini aydiihhim saddaw wa min kholfihhim saddang fa-aghsyainaahhum fahhum laa yubshiruuna kaf-hha-ya-'ain-shod-ha-mim-'ain-sin-qof laa yushodda'uuna 'anhhaa wa laa yungzifuuna yaa robbu-yaa robbu-yaa robbu wa laa haula wa laa quwwata illa billaahhil 'aliyyil 'azhiimi (3x).
Ya Alloh, sehatkanlah-sehatkanlah-sehatkanlah, tuluskanlah ha-mim orang yang zholim tidak akan mendapat pertolongan. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding, dan di belakang mereka dinding. Dan Kami tutup mata mereka, sehingga mereka tidak melihat, kaf-hha-ya-'ain-shod-ha-mim-'ain-sin-qof, tiadalah mereka mematahkan dari pada-Nya, dan tidaklah mereka bisa mengeluarkan. Ya Rob-Ya Rob-Ya Rob, tiada daya dan upaya kecuali dari Alloh Yang Maha Luhur dan Maha Agung.
~Do'a~
بِسْمِ اللّٰهِ الشَّافِي بِسْمِ اللّٰهِ الْكَافِي بِسْمِ اللّٰهِ الْمَعَافِي بِسْمِ اللّٰهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (x3)
Bismillaahisy syaafii bismillaahhil kaafii bismillaahhil ma'aafii bismillaahhil ladzii laa yadlurru ma'asmihhii syai-um fiil ardli wa laa fiis samaa-i wa hhuwas samii'ul 'aliimu (3x).
Dengan Nama Alloh Yang Maha Menyembuhkan, dengan Nama Alloh Yang Maha Mencukupi, dengan Nama Alloh Yang Maha Menyehatkan, dengan Nama Alloh yang melalui Nama-Nya segala sesuau yang ada di bumi dan di langit tidak membahayakan. Dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui.
~Do'a~
رَبَّنَا أَنْزِلْنَا مُنْزَلًا مُّبَارَكًا وَّأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ (x3)
Robbanaa angzilnaa mungzalam mubaarokaw wa angta khoirul mungziliina (3x).
Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang penuh berkah. Dan Engkaulah Dzat yang sebaik-baiknya memberikan tempat.
~Do'a~
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحيْنَ (x3)
Robbanaftah bainana wabaina qouminaa bil haqqi wa anta khoirul faatihiin (3x).
Ya Tuhanku, bukakanlah di antara kami dan di antara kaum kami kebenaran. Dan hanya Engkaulah sebaik-baik pembukanya.
رَبَّنَاۤ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى القَوْمِ الْكَافِرِينَ (x3)
~Do'a~
Rabbana afrigh 'alaina shabran wa tsabbit aqdamana wanshurna 'alal qoumil kafirin (3x).
Ya Tuhanku, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, kokohkanlah pendirian kami serta tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir.
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Arrahma nirrahim. Maliki yaumiddin.Iyyaka na'kbudu waiyyaka nasta'in. Ihdinassiratal mustaqim. Siratal lazina an'amta'alaihim ghairil maghdubi 'alaihim waladdhalin. Aamiiin.
Dengan nama Alloh yang maha pemurah lagi maha mengasihani. Segala puji-pujian bagi Alloh tuhan seru sekelian alam. Yang maha pemurah lagi maha pengasih. Yang berkuasa pada hari pembalasan. Hanya Engkau sahaja wahai tuhan yang kami sembah dan hanya Engkau sahajalah tempat kami meminta pertolongan. Tunjukanlah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang terdahulu yang telah Engkau berikan nikmat, bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat. Aamiiin.
رَبِّ يَسِّرْ لَنَا وَلَا تُعَسِّرْ عَلَيْنَا رَبِّي تَمِّمْ لَنَا بِالـْخَيْرِ أَعْمَالَنَا (x3)
Robbii yassir lanaa, walaa tu'assir 'alainaa, Robbii tammim lanaa bikhairi a'malana (3x)
Ya Tuhanku, mudahkanlah segala sesuatu bagi kami, janganlah Kau persulit atas kami. Yaa Alloh Tuhanku, berikanlah kesempurnaan atas kami dengan segala kebaikan atas perbuatan kami.
۞۞۞
.
.
.
#TQN
#MTQN
#Suryalaya
#Sirnarasa
#Indramayu
#Pendopo #Bupati #Wiralodra
Dzikir Hawajakan......
Rutin setiap Malam Jum'at
di Pendopo Bupati Indramayu
Malam Jumat,25 Oktober 2019
.
.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alam nasyroh laka shodrok wa wadho’naa ‘anka wizrok Alladzii ‘anqodho zhohrok Wa rofa’naa laka dzikrok Fa innama’al ‘usri yusro Inna ma’al ‘usri yusro Fa idzaa faroghta fanshob wa ilaa robbika farghob. (80x)
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Qul huwalloohu ahad Alloohush Shomad Lam yalid wa lam yuulad Wa lam yakul lahuu kufuwan Ahad (500x)
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (Ya Muhammad) Alloh itu Esa. Alloh adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.
اِلٰى حَضْرَةِ الشَّيْخِ أَحْمَدْ بَاقِرْ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlrotisy Syaikh Ahmad Baaqir, Al-Faatihah
Semoga disampaikan kepada Syaikh Ahmad Baqir, Al-Faatihah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اَللّٰهُمَّ يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Qoodhiyal haajaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha memenuhi segala kebutuhan.
اَللّٰهُمَّ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Kaafiyal muhimmaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha mencukupi segala hal penting.
اَللّٰهُمَّ يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Daafi'al baliyyaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha menolak segala cobaan.
اَللّٰهُمَّ يَا رَافِعَ الدَّرَجَاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Roofi'ad darojaat (100x)
Yaa Alloh yang Maha mengangkat derajat.
اَللّٰهُمَّ يَا شَافِيَ الْأَمْرَاضِ (x100)
Alloohumma Yaa Syaafiyal amroodh (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha menyembuhkan segala penyakit.
اَللّٰهُمَّ يَا مُجِيْبَ الدَّعَوَاتِ (x100)
Alloohumma Yaa Mujiibad da'awaat (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha mengabulkan segala do’a.
اَللّٰهُمَّ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (x100)
Alloohumma Yaa Arhamar roohimiin (100x)
Yaa Tuhanku yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
اِلٰى حَضْرَةِ الْإِمَامِ خَوَاجِكَان الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlrotil Imaam Khowaajikan, Al-Faatihah
Semoga disampaikan kehadapan Syaikh Khowajikan, Al-faatihah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ (x100)
Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘Aliyyil ‘Azhiim. (100x)
Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Alloh yang Maha Luhur dan Yang Maha Agung.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau menambah rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ الْإِمَامِ الرَّبَّانِيِّ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlrotil Imaamir Robbaani,. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Imam Robbani. Al-Faatihah
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Qul a’uudzu birobbil falaq, Min syarri maa kholaqk Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqobl Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqodm Wa min syarri haasidin idzaa hasad
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakan aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Menguasai subuh, dari kejahatan mahkluk-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dengki.
اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ إِلَيْهِ (x100)
Astaghfirulloohal ‘Azhiim alladzii laa ilaaha illaa huwal Hayyul Qoyyuumu wa atuubu ilaih. (100x)
Aku memohon ampun kepada Alloh yang Maha Agung, Yang tiada Tuhan selain Ia Yang Maha Menghidupkan dan Maha Berdiri serta aku bertaubat kepada-Nya.
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Qul a’uudzu birobbin naasj Malikin naas Ilaahin naas Min syarril waswaasil khonnaasm Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naasn Minal jinnati wan naas
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia. Raja Manusia. Sembahan Manusia. Dari kejahatan (bisikan) syetan yang biasa bersembunyi. Yang membisikan (kejahatan) kedalam dada manusia, dari jin dan manusia.
اِلٰى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا مُظَهِّرْ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlroti Sayyidinaa Muzhohhir. Al-Faatihah
Semoga disampaikan kepada Syaikh Muzhohhir. Al-Faatihah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ (x500)
Hasbunalloohu wa ni’mal wakiil. (500x)
Alloh Zat yang memberi kecukupan kepada kami dan sebaik-baiknya wakil.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ الشَّيْخِ عَبْدِ الْقَادِرِ الْجَيْلَانِي الْفَاتِحَةَ
Ilaa Hadlrotisy Syaikh ‘Abdil Qoodir al Jailaanii, Al-Faatihah
Semoga disampaikan kepada Syaikh Abdul Qodir al Jailani. Al-Faatihah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh,semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
نِعْمَ الْمَوْلٰى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ (x500)
Ni’mal maulaa wa ni’man Nashiir. (500x)
Dialah sebaik-baiknya pengurus dan sebaik-baiknya pemberi pertolongan.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ شَيْخِنَا الْمُكَرَّمِ الشَّيْخِ عَبْدِ اللّٰهِ مُبَارَكِ بِنْ نُوْرِ مُحَمَّدٍ وَ شَيْخِنَا الْمُكَرَّمِ الشَّيْخِ اَحْمَدَ صَاحِبِ الْوَفٰى تَاجِ الْعَارِفِيْنَ وَ شَيْخِنَا الْمُكَرَّمِ الشَّيْخِ مُحَمَّدْ عَبْدُ الْغَوْثِ سَيْفُ اللّٰهِ مَسْلُوْلُ قَدَّسَ اللّٰهُ سِرَّهمُ الْفَاتِحَةَ
Ilaa Hadlrotisy Syaikh Abdulloh Mubaarok bin Nur Muhammad, wa Sayyidisy Syaikh Ahmad Shoohibul Wafaa Taajul Arifin, wa syaikhinal mukarrom Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Qaddasalloohu Sirrohum. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Syaikhina Al Mukarram Syaikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad dan kepada Syaikhinal Mukarrom Syaikh Ahmad Soohibul Wafa Taajul ’Arifin dan Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Qaddasalloohu Sirrohum. Al-Faatihah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
يَاخَفِيَّ اللُّطْفِ أَدْرِكْنِي بِلُطْفِكَ الـْخَفِيِّ (x500)
Yaa Khoofiyal luthfi, 'adriknii biluthfi-Kal khofiyy. (500x)
Yaa Alloh Yang Lemah Lembut, semoga, semoga Tuhan mempertemukan kepadaku pengasih Tuhan yang lemah lembut.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ الْإِمَامِ خَوَاجَهَ النَّقْشَبَنْدِيِّ الْفَاتِحَةَ
Ilaa Hadlrotil Imam an Naqssyabandiy. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Syaikh Khawajah An Naqsyabandi. Al-Faatihah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ (x500)
Laa ilaaha illa Anta Subhaanaka innii kuntu minazh zhoolimiin. (500x)
Tiada lagi Tuhan yang wajib disembah hanya Tuhan yang Maha Suci, sesungguhnya aku ini dalam keadaan sebagian orang yang celaka.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحـَمَّدِنِالنَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ (x100)
Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi, wa ’alaa aalihii wa shohbihii wa sallim. (100x)
Yaa Alloh, semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kami sekalian Nabi Muhammad yang ummi dan kepada keluarganya semoga melimpah keselamatan.
اِلٰى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا مَعْصُوْمِ الْفَاتِحَةَ
Ilaa hadlroti Sayyidinaa Ma’shuum. Al-Faatihah
Semoga disampaikan ke hadapan Syaikh Ma’sum. Al-Faatihah
Kemudian TAWAJJUH
۞
Dilanjutkan dengan membaca :
إِلٰهِي أَنْتَ مَقْصُوْدِي وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِي (x3) اَعْطِنِي مَحَبَّتَكَ وَمَعْرِفَتَكَ
Ilaahii Anta maqshuudii wa Ridhoo-Ka mathluubii (3x) A’thinii mahabbata-Ka wa ma'rifata-Ka.
Tuhanku Engkaulah yang menjadi maksudku dan keridhoan-Mu yang menjadi pintaku. (3x) Berikanlah kepadaku kecintaan dan ma’rifat kepada-Mu.
يَا لَطِيْفٌ (x16.641)
Yaa Lathiif (16.641x)
Wahai Zat yang Maha Lembut
Kemudian membaca Do’a Khotaman
يَا لَطِيْفٌ (x3)
ياَ مَنْ وَسِعَ لُطْفُهُ أَهْلَ السَّمٰوَاتِ وَاْلأَرْضِ نَسْأَلُكَ بِخَفِيِّ ِخَفِيِّ لُطْفِكَ الـْخَفِيِّ أَنْ تُخْفِيْنَا فِي خَفِيِّ خَفِيِّ لُطْفِكَ الـْخَفِيِّ إِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ: اَللّٰهُ لَطِيْفٌ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَشَآءُ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزَ .
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْألُكَ يَاقَوِيُّ يَاعَزِيْزُ يَامُعِيْنُ بِقُوَّتِكَ وَعِزَّتِكَ يَامَتِيْنُ أَنْ تَكُوْنَ لَنَا عَوْناً وَمُعِيْنًا فِي جَمِيْعِ الْأَقْوَالِ وَالْأَحْوَالِ وَالْأَفْعَالِ وَجَمِيْعِ مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ فِعْلِ الـْخَيْرَاتِ، وَأَنْ تَدْفَعَ عَنَّا كُلَّ شَرٍّ وَنِقْمَةٍ وَمِحْنَةٍ قَدِاسْتَحْقَيْنَاهَا مِنْ غَفْلَتِنَا وَذُنُوْبِنَا، فَإِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ وَقَدْ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ : وَيَعْفُوا عَنْ كَثِيْرٍ .
اَللّٰهُمَّ بِحَقِّ مَنْ لَطَفْتَ بِهٖ وَوَجَّهْتَهٗ عِنْدَكَ وَجَعَلْتَ اللُّطْفَ الـْخَفِيِّ تاَبِعاً لَهٗ حَيْثُ تَوَجَّهَ، نَسْأَلُكَ أَنْ تُوَجِّهَنَا عِنْدَكَ وَأَنْ تُخْفِيَنَا بِلُطْفِكَ إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ .
وَصَلَّى اللّٰهَ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ .
Yaa lathiif (3x)
Yaa Man wasi’a lathfuhuu ahlas samaawaati wal ardh, nas’aluka bi khofiyyi khofiyyi luthfi-Kal khofiyyi, antukhfiyanaa fii khofiyyi khofiyyi Luthfi-Kal khofiyyi, Innaka qulta wa qowlu-Kal haqqu : "Alloohu lathiifum bi ’ibaadihi yarzuku may yasyaa’u wa Huwal Qowiyyul 'Aziizu".
Alloohumma innaa nas’aluka yaa Qowiyuu yaa 'Aziizu ya Mu’iinu bi quwwati-Ka wa ‘izzati-Ka Yaa Matiinu an takuuna lanaa ’awnaw wa mu’iinan fii jamii’il aqwaali wal ahwaali wal af’aali wa jamii’i maa nahnu fiihi min fi’lil khoyrooti, wa antadfa’a anna kulla syarriw wa niqmatiw wa mihnatin qodistahqoynaahaa min ghoflatina wa dzunuubinaa, fa inna-Ka Antal Ghofuurur Rohiim, wa qod qulta wa qowlukal haqqu: "Wa ya’fuu ‘an katsiir",
Alloohumma bi haqqi man lathofta bihi wa wajjahtahu ‘indaka wa ja’altal luthfal khofiyyi taabi’al lahuu haytsu tawajjaha, nas’aluka an tuwajjihanaa ‘indaka wa antukhfianaa bi luthfika innaka ‘alaa kulli syai’in Qodir. Wa shollalloohu ‘alaa Sayyidinaa Muhammadiw wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallam. Wal hamdulillaahi Robbil’aalamiin.
Dengan nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Zat yang Lembut (3x). Wahai Zat yang Luas Kelembutannya kepada penghuni langit dan bumi kami semua mohon pada-Mu dengan segala rahasia Kelembutan-Mu agar dirahasiakan kami semua didalam rahasia Kelembutan-Mu. Sesungguhnya Engkau telah berfirman dan firman-Mu itu adalah benar, Alloh itu Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya memberi rezki kepada orang yang dikehendakinya. Dia adalah Zat Yang Maha Perkasa Lagi Maha Mulia. Yaa Alloh, sesungguhnya kami semua mohon pada-Mu wahai Zat Yang Maha Perkasa, Maha Mulia, Maha Penolong. Dengan Keperkasaan-Mu dan Kemuliaan-Mu Wahai Zat Yang Maha Kuatsemoga Engkau menolong kami, dalam segala perkataan, perilaku, pekerjaan dan segala sesuatu kebaikan yang kami kerjakan, dan semoga Engkau menolak dari kami, dari setiap kejelekan, kecelakaan, dan malapetaka. Sedangkan karena kelalaian kami dan dosa-dosa kami itu semua pantas bagi kami. Sesungguhnya Engkau Zat Yang Maha Pengampun dan Penyayang. Dan sesungguhnya Engkau telah berkata, sedangkan kata-kata Mu itu adalah benar “dan Engkau akan mengampuni dari semuanya”. Yaa Alloh dengan sesungguhnya orang yang telah Engkau kasihani dan telah Engkau hadapkan disisi-Mu dan telah Engkau jadikan rahasia kelembutan-Mu itu padanya tatkala dia menghadap-Mu, kami semua mohon pada-Mu agar dihadapkan kami disisi-Mu dan dirahasiakan kami dengan kelembutan-Mu, sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu Yang Maha Kuasa. Dan semoga Alloh memberi rahmat dan keselamatan pada Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya, Segala puji bagi Alloh, Tuhan Semesta Alam.
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ ... اَلْفَاتِحَةَ
Wa’tashimuu bihablillah… Al-Faatihah
Dan berpegang teguhlah kepada tali agama Alloh, Al-Faatihah
~Do'a~
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
عَسَى اللّٰهُ أَن يَجْعَلَ بَيْنَكُمْ وبَيْنَ الَّذِيْنَ عَادَيْتُم مِّنْهُم مَّوَدَّةً وَاللّٰهُ قَدِيْرٌ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ، رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ذَنْبِيْ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (x3)
Bismillaahhir rohmaanir rohhiim
'Asalloohu ayyaj'ala bainakum wa bainal ladziina 'adaitum minhhum mawadataw walloohhu qodiiruw walloohhu ghofuurur rohiimu robbi innii zholamtu nafsii faghfirlii dzambii laa ilaahha illa angta subhaanaka innii kungtu minazh zhoolimiina (3x).
Semoga Alloh menumbuhkan kasih sayang di antara kalian dan termasuk pada orang-orang yang memusuhi kalian. Alloh Maha Kuasa dan Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah orang yang menganiaya kepada diriku sendiri.
~Do'a~
اَللّٰهُمَّ صَحًّا صَحًّا صَحًّا وَحًّا بَحًّا حٰمۤ لَا يُنْصَرُوْنَ ، وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَّمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُوْنَ ، كۤهٰيٰعۤصۤ حٰمۤ عۤسۤقۤ لَا يُصَدَّعُوْنَ عَنْهَا وَلَا يُنْزِفُوْنَ ، يَا رَبُّ يَا رَبُّ يَا رَبُّ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْم (x3)
Alloohhumma shohhan-shohhan-shohhan wa han bahan haa-mim laa yungshoruuna wa ja'alnaa mim baini aydiihhim saddaw wa min kholfihhim saddang fa-aghsyainaahhum fahhum laa yubshiruuna kaf-hha-ya-'ain-shod-ha-mim-'ain-sin-qof laa yushodda'uuna 'anhhaa wa laa yungzifuuna yaa robbu-yaa robbu-yaa robbu wa laa haula wa laa quwwata illa billaahhil 'aliyyil 'azhiimi (3x).
Ya Alloh, sehatkanlah-sehatkanlah-sehatkanlah, tuluskanlah ha-mim orang yang zholim tidak akan mendapat pertolongan. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding, dan di belakang mereka dinding. Dan Kami tutup mata mereka, sehingga mereka tidak melihat, kaf-hha-ya-'ain-shod-ha-mim-'ain-sin-qof, tiadalah mereka mematahkan dari pada-Nya, dan tidaklah mereka bisa mengeluarkan. Ya Rob-Ya Rob-Ya Rob, tiada daya dan upaya kecuali dari Alloh Yang Maha Luhur dan Maha Agung.
~Do'a~
بِسْمِ اللّٰهِ الشَّافِي بِسْمِ اللّٰهِ الْكَافِي بِسْمِ اللّٰهِ الْمَعَافِي بِسْمِ اللّٰهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (x3)
Bismillaahisy syaafii bismillaahhil kaafii bismillaahhil ma'aafii bismillaahhil ladzii laa yadlurru ma'asmihhii syai-um fiil ardli wa laa fiis samaa-i wa hhuwas samii'ul 'aliimu (3x).
Dengan Nama Alloh Yang Maha Menyembuhkan, dengan Nama Alloh Yang Maha Mencukupi, dengan Nama Alloh Yang Maha Menyehatkan, dengan Nama Alloh yang melalui Nama-Nya segala sesuau yang ada di bumi dan di langit tidak membahayakan. Dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui.
~Do'a~
رَبَّنَا أَنْزِلْنَا مُنْزَلًا مُّبَارَكًا وَّأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ (x3)
Robbanaa angzilnaa mungzalam mubaarokaw wa angta khoirul mungziliina (3x).
Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang penuh berkah. Dan Engkaulah Dzat yang sebaik-baiknya memberikan tempat.
~Do'a~
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحيْنَ (x3)
Robbanaftah bainana wabaina qouminaa bil haqqi wa anta khoirul faatihiin (3x).
Ya Tuhanku, bukakanlah di antara kami dan di antara kaum kami kebenaran. Dan hanya Engkaulah sebaik-baik pembukanya.
رَبَّنَاۤ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى القَوْمِ الْكَافِرِينَ (x3)
~Do'a~
Rabbana afrigh 'alaina shabran wa tsabbit aqdamana wanshurna 'alal qoumil kafirin (3x).
Ya Tuhanku, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, kokohkanlah pendirian kami serta tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir.
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Arrahma nirrahim. Maliki yaumiddin.Iyyaka na'kbudu waiyyaka nasta'in. Ihdinassiratal mustaqim. Siratal lazina an'amta'alaihim ghairil maghdubi 'alaihim waladdhalin. Aamiiin.
Dengan nama Alloh yang maha pemurah lagi maha mengasihani. Segala puji-pujian bagi Alloh tuhan seru sekelian alam. Yang maha pemurah lagi maha pengasih. Yang berkuasa pada hari pembalasan. Hanya Engkau sahaja wahai tuhan yang kami sembah dan hanya Engkau sahajalah tempat kami meminta pertolongan. Tunjukanlah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang terdahulu yang telah Engkau berikan nikmat, bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat. Aamiiin.
رَبِّ يَسِّرْ لَنَا وَلَا تُعَسِّرْ عَلَيْنَا رَبِّي تَمِّمْ لَنَا بِالـْخَيْرِ أَعْمَالَنَا (x3)
Robbii yassir lanaa, walaa tu'assir 'alainaa, Robbii tammim lanaa bikhairi a'malana (3x)
Ya Tuhanku, mudahkanlah segala sesuatu bagi kami, janganlah Kau persulit atas kami. Yaa Alloh Tuhanku, berikanlah kesempurnaan atas kami dengan segala kebaikan atas perbuatan kami.
۞۞۞
.
.
.
#TQN
#MTQN
#Suryalaya
#Sirnarasa
#Indramayu
#Pendopo #Bupati #Wiralodra
Langganan:
Postingan (Atom)
Pendopo Bupati Indramayu ( Wiralodra )
Dzikir Hawajakan...dan Sholawat Bani Hasyim 1681 di Pendopo Bupati Indramayu ( Wiralodra ) Rutin Setiap Malam Jum'at 3 Juli 2020M I...

-
Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani QS MTQN Sirnarasa Suryalaya Indramayu Minggu 28 Juni 2020M di Masjid Kebanggan Warga Indramayu I...
-
Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani QS Di Musholla Nurul Wafa' Pulo Gosong Parean Ilir - Kandanghaur - Indramayu PITULASAN / Rutin...
-
Dzikir Hawajakan...dan Sholawat Bani Hasyim 1681 di Pendopo Bupati Indramayu ( Wiralodra ) Rutin Setiap Malam Jum'at 3 Juli 2020M I...